ARTICLES

Monday, 28 September 2020

Menghapus Makeup, Jangan Lakukan 7 Kesalahan Ini!

Lelahnya tubuh, mungkin membuat kamu tidak begitu fokus saat membersihkan makeup. Alhasil, membersihkannya pun asal-asalan. Padahal, jika tidak telaten dan terjadi kesalahan dalam membersihkan makeup, kulit wajah bisa mengalami akibat tidak baik lho! Berikut adalah kesalahan dalam membersihkan makeup yang sering terjadi. Jangan dilakukan ya, ladies!

  1. Menggosok Terlalu Keras

Saat memakai micellar water atau susu pembersih dengan kapas dan menggosoknya terlalu keras, hal ini akan membuat kulit jadi kemerahan dan iritas. Selain itu juga beresiko menyebabkan pengelupasan, ditambah peningkatan kekeringan dan seiring waktu dapat membentuk garis-garis halus di wajah. Ingat, terlalu kuat atau keras menggosokkan kapas pembersih tidak membuat wajah jadi bersih!

  1. Menggunakan Pembersih Wajah Biasa untuk Area Mata

Area mata adalah kulit tertipis di wajah yangsangat sensitif. Kesalahan membersihkan makeup yang sering terjadi juga adalah mengeringkan kulit di sekitar mata. Jika kamu melakukan ini, lama-kelamaan akan terlihat garis-garis halus yang bisa sedikit kasar di area mata. Membersihkan area mata dengan busa berlebih juga tidak dianjurkan. Sebagai gantinya, gunakan tissue rias mata lembut dan pelembap khusus mata untuk membersihkannya.

  1. Menggosok Mata dengan Kapas dengan Gerakan Bolak-Balik

Membuat eyeliner dengan gaya cat eye memang butuh ketelitian khusus. Begitu juga saat membersihkannya ladies! Jangan pernah kamu membersihkan eyeliner dengan gerakan bolak-balik, karena itu dapat mengiritasi kulit area mata yang sensitif.

Sebaiknya sapukan kapas khusus kecantikan dengan melewati garis bulu mata, gerakan dari sudut dalam mata keluar. Lalu kembali ke sudut dalam dan membuat gerakan pendek ke bawah, mengikuti bulu mata dan melintasi mata sampai mencapai sudut luar. Jangan pernah pula menggesek pada bagian bawah mata.

  1. Tidak Membersihkan Wajah setelah Menghapus Riasan Mata

Saat kamu membersihkan makeup di sekitar mata, maka akan terjadi residu. Wajah yang sudah dibersihkan akan kembali kotor akibat residu kotoran setelah membersihkan area mata. Itulah sebabnya kamu disarankan untuk membersihkan area mata terlebih dulu, setelah itu barulah membersihkan area wajah. Dengan begitu residu kotoran make up area mata dapat terangkat saat membersihkan area wajah.

  1. Menggunakan Sisi Kapas yang Sama Berulang Kali

Kamu pasti tahu bagaimana kondisi kapas penuh makeup setelah sapuan pertama. Jika kamu kembali menggunakannya ke kulit wajah, pada akhirnya kamu akan menempatkan kembali make up yang baru saja dihapus.

Untuk mendapatkan kulit wajah yang bersih dari makeup, pertama, gunakan kapas utuh untuk menyeka kulit. Kemudian, lipat sisi bersih menjadi dua. Jika riasan wajah masih melekat, lipat kapas menjadi empat bagian dan gunakan kedua sisi bersih. Hasilnya tentu lebih bersih.

  1. Lupa Membersihkan Alis

Kebanyakan wanita sangat fokus untuk membersihkan eye shadow, tapi lupa membersihkan alis. Sebagian besar pensil alis berbahan dasar lilin, sehingga formulanya menyambar rambut alis. Untuk membersihkan riasan alis, kamu memerlukan penghapus makeup mata berbasis minyak dan air. Jadi bukan hanya mencuci muka biasa, ya.

  1. Menggunakan Scrub Wajah di Area Mata

Sebagian besar wanita suka menggunakan scrub di sekitar mata. Padahal, itu berbahaya untuk kulit mata. Mata memiliki kulit tertipis dan sangat halus, dan menggunakan segala jenis scrub (tidak peduli seberapa lembut labelnya) dapat menyebabkan pembuluh darah pecah, bahkan menyebabkan infeksi.

Nah, itulah tadi kesalahan saat membersihkan wajah yang bisa kamu hindari. Gunakan juga pembersih wajah yang gentle tapi efektif dan cocok untuk kulitmu ya! kalau kamu mencari face cleanser yang cocok untuk kulit rentan jerawat dan dapat membuat kulitmu sehat, look no further karena ini saatnya kamu coba Moussant Soap Free Cleansing Gel dari PAPULEX™ ! Selain bikin kulit bersih dan tanpa membuatnya kering, Moussant ini terdiri dari Nikotamid (Niacinamide), Zinc, dan teknologi terpatenkan ABA (Anti Bacterial Adhesive) eksklusif hanya ada di produk PAPULEX™!

ABA menghambat berkembangnya bakteri penyebab jerawat dan nikotinamid mengontrol peradangan. Lalu, Zinc mengontrol produksi sebum wajah tanpa menyebabkan kulit jadi kering.

PAPULEX adalah rangkaian skincare sering diresepkan oleh dokter untuk perawatan jerawat di Perancis. PAPULEX menjadi satu-satunya brand derma-kosmetik yang direkomendasikan oleh PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) sebagai perawatan jerawat, baik untuk jerawat ringan, sedang, atau berat.

Yuk coba PAPULEXsekarang!

 

Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/5-kesalahan-membersihkan-makeup-wajah

comment

TOP ARTICLE