ARTICLES

Monday, 30 November 2020

Jerawat Hilang Karena Diet, Memang Bisa?

Jerawat hilang karena diet? Memang bisa? Nah, pertanyaan ini memang banyak ditanyakan para ladies. Jerawat menjadi masalah kulit yang paling umum. Kondisi ini sering dimulai pada usia pubertas, lazimnya antara usia 12 hingga 24 tahun. Jerawat dapat menyebabkan kulit berminyak dan munculnya lesi. Gejalanya bervariasi, antara ringan hingga sedang, dan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari.

Hingga kini, tidak ada obat yang mampu menghilangkan jerawat hingga tuntas, karena jerawat bisa saja kembali ketika terjadi ketidakseimbangan hormon. Namun, banyak dijual obat dan krim anti jerawat di pasaran yang membantu mengurangi dampaknya. Sayangnya, tidak banyak yang tahu jika perubahan pola hidup dapat mengurangi munculnya jerawat, terlebih memperbaiki pola makan.

Bagaimana Bisa Jerawat Hilang Karena Diet?

Salah satu hal untuk memengaruhi kesehatan kulitmu, termasuk masalah jerawat, adalah diet. Kamu perlu tahu bahwa ada beberapa jenis makanan yang meningkatkan kadar gula darah lebih cepat daripada yang lain. Hal ini mengakibatkan lepasnya insulin di dalam tubuh. Kelebihan insulin dalam darah dapat menyebabkan kelenjar minyak memroduksi minyak lebih banyak, dan meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Beberapa jenis makanan yang memicu terjadinya lonjakan insulin ini termasuk nasi putih, roti putih, gula, dan spageti. Oleh karena efeknya yang meningkatkan produksi insulin, makanan ini dianggap sebagai karbohidrat dengan angka glikemik yang tinggi. Artinya, jenis makanan ini terbuat dari gula sederhana.

Coklat juga dipercaya membuat kondisi jerawat di wajah kamu menjadi lebih buruk, tetapi tampaknya kondisi ini tidak memengaruhi semua orang. Setidaknya inilah yang dinyatakan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology pada tahun 2014.

Lalu, Makanan Apa Saja yang Membantu Atasi Jerawat?

Mengonsumsi makanan rendah glikemik yang terbuat dari karbohidrat kompleks mengurangi risiko kamu mengalami jerawat. Karbohidrat kompleks banyak ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, polong-polongan, juga buah dan sayuran yang belum melalui proses pemasakan. Makanan yang mengandung mineral zinc, vitamin A, vitamin E, dan antioksidan juga dianggap bermanfaat karena membantu mengurangi peradangan.

Nah, studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada tahun 2007, dijelaskan bahwa menjalani diet rendah glikemik dan protein tinggi selama 12 minggu membantu mengurangi jerawat dengan cukup signifikan dan membantu menurunkan berat badan.

Lalu, studi lain yang dipublikasikan dalam Journal of Cutaneous and Ocular Toxicology pada tahun 2013 menyebutkan bahwa rendahnya kadar vitamin A dan E pada tubuh dikaitkan dengan kondisi jerawat yang buruk. Sementara itu, peranan antioksidan bersama dengan omega-3 dalam perawatan kulit adalah membantu mengurangi peradangan.

Studi yang dimuat pada Lipid in Health and Disease tahun 2008 menyebutkan, orang yang mengonsumsi omega-3 dan suplemen antioksidan secara rutin mengalami penurunan dalam pertumbuhan jerawat. Tidak hanya itu, konsumsi ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan kesehatan mental. Pasalnya, bisa jadi jerawat mengakibatkan munculnya tekanan emosional pada orang-orang yang mengalaminya.

Nah, kalau kamu sudah tahu nih tentang diet yang berpengaruh langsung dengan jerawat, yuk lebih merawat kulitmu secara menyeluruh! Terutama juga harus pilih produk perawatan kulit khusus kulit berjerawat yang berkualitas. Kami merekomendasikan PAPULEX sebagai rangkaian perawatan kulit berjerawat yang bisa membuat kulitmu lebih sehat. PAPULEX adalah rangkaian skincare sering diresepkan oleh dokter untuk perawatan jerawat di Perancis. PAPULEX menjadi satu-satunya brand derma-kosmetik yang direkomendasikan oleh PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) sebagai perawatan kulit berjerawat, baik untuk jerawat ringan, sedang, atau berat.

Yuk coba PAPULEX sekarang!

 

Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/diet-ternyata-bantu-atasi-jerawat-ini-buktinya

comment

TOP ARTICLE